Rabu, 15 Juni 2011

Kisah Percintaan di Dalam Pasar

Surat seorang penjual buah-buahan yang sedang patah hati....


wajahmu memang MANGGIS.....
watak mu pun MELON kollis...
tapi hatiku NANAS karena cemburu....
terasa SIRSAK nafas ku....
ANGGUR lebur hatiku...
KELAPA ku pusing memikirkan itu..
ini merupakan sebuah DELIMA dalam hidupku...
tapi ini juga memang SALAK ku...
jarang APEL malam minggu...
ooooh tuhan... aku mohon BELIMBING-an mu....
jikalau memang per-PISANG-an ini terbaik untuk ku...
ku do'akan SEMANGKA kau bahagia bersama dia....

SAWO-nara DURIAN-to...

Surat balasan dari cewek si tukang buah-buahan yang ternyata seorang penjual sayuran...



membalas KENTANG surat mu itu....
BROKOLI sudah ku bilang....
jangan setiap kali kamu datang ke rumah ku rambut mu selalu KUCAI...
JAGUNG mu yang blom pernah di cukur...
di tambah kondisi keuangan mu yang makin hari makin PARE...
nelpon ke akupun mesti ke WORTEL....
di suruh datang malem minggu... eh... nongolnya hari LABU...
gimana hati ku ga JENGKOL kalau begitu.....
CABE dech.......
terus TERONG saja cinta ku pada mu sudah lama TOMAAAAT......

SOUP-iah............

Tidak ada komentar:

Posting Komentar